Soetojo Soekoemiharjo teguh menjaga filosofi hidup untuk terus berguna bagi orang lain. Hidup yang dilakoninya banyak terpengaruh oleh hal tersebut. Banyak membantu membuatnya banyak tahu. Berbekal pengetahuan itu, pria yang biasa dipanggil Pak Toyo tersebut berkali-kali diminta menjadi kepala atau pengurus sebuah yayasan.

Salah satunya, dia pernah menjadi direktur Kebun Binatang Surabaya (KBS) pada 2001. "Kenapa saya di sana? Sebab, waktu itu ada masalah dalam manajemen KBS. Tapi, saya nggak lama di sana. Begitu masalah tersebut selesai, sudah saatnya saya pergi," ujarnya lantas tersenyum.

Pak Toyo juga pernah menjadi ketua Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia pada 1999-2002. "Sekarang cukup jadi penasihat. Sudah banyak yang muda-muda dan lebih hebat," tutur pria yang sampai sekarang masih menangani Yayasan Seni Wilwatikta itu.

Ping dolo 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

0 komentar

Poskan Komentar

Langganan: Poskan Komentar (Atom)