Sebuah tumor bercokol di area nasofaring (perbatasan antara hidung tenggorok) Madiun Sukaji. Tumor tersebut muncul sejak Madiun muda. ''Mungkin sekitar 1970-an. Saya lupa tepatnya,'' kenangnya.

Menurut dokter, tumor itu tergolong jinak. Meski begitu, gejala yang ditimbulkan, bila kambuh, cukup mengganggu. Area nasofaring Madiun membengkak, suara menjadi serak, dan hidung berlendir.

Akibatnya, Madiun sulit bernapas dan berbicara. Madiun tidak tahu pasti mengapa dokter tidak membedah tumornya tersebut. Mantan direktur PTP Nusantara I Aceh itu hanya disarankan melakukan radiasi. "Istilahnya dibakar. Setiap kali kambuh, tumor dibakar supaya gejalanya berhenti," jelasnya.

Selain radiasi, Madiun dibantu obat-obatan antibiotik jenis terbagus. Namun, langkah itu hanya mengatasi gangguan untuk sementara. Setelah beberapa waktu, gangguan tumor akan muncul lagi dan menimbulkan gejala yang sama.

Ping dolo 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

0 komentar

Poskan Komentar

Langganan: Poskan Komentar (Atom)