SURABAYA - Setelah beberapa bulan mengalami peningkatan, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) bulan ini menunjukkan penurunan. Hasil survei Bank Indonesia (BI), IKK saat ini berada di level 72,20 atau merosot 1,40 poin dibandingkan Agustus lalu yang di posisi 73,60.
Menurut pemimpin BI Surabaya Amril Arief, kian rendahnya keyakinan konsumen disebabkan menurunnya Indeks Kondisi Ekonomi (IKE). Hingga September tahun ini, IKE melorot 3,14 poin menjadi 59,93 dibandingkan bulan sebelumnya di level 63,07. "Kondisi ekonomi yang belum kondusif menyulut pisimisme masyarakat," ungkap Amril kemarin (25/9).
Dia menjelaskan, salah satu faktor menurunnya IKK adalah tingginya suku bunga pinjaman sehingga menyebabkan terjadinya kenaikan pada seluruh komponen sistem keuangan. Saat ini, pinjaman di bank meningkat 24,9 poin, lembaga nonbank naik 0,9 poin, dan beban angsuran pinjaman melonjak 43,1 poin. Untuk enam bulan kedepan, ekspektasi pinjaman di bank diperkirakan terdongkrak hingga 20,8 poin, di lembaga nonbank naik 17,9 poin, dan beban angsuran pinjaman naik 40,7 poin.
Selain itu, lanjut dia, ekspektasi masyarakat terhadap tekanan inflasi pada tiga dan enam bulan ke depan juga masih tinggi.
Motivasi | Cerpen | Puisi | Kata Bijak By Khafi
Review BLog | Indonesian Blog 1 | Indonesian Blog 2 | Indonesian Blog 3 | Indonesian Blog 4 | Indonesian Blog 5 | Indonesian Blog 6 | Indonesian Blog 7 | Indonesian Blog 8 | Indonesian Blog 9 | Indonesian Blog 10
Menurut pemimpin BI Surabaya Amril Arief, kian rendahnya keyakinan konsumen disebabkan menurunnya Indeks Kondisi Ekonomi (IKE). Hingga September tahun ini, IKE melorot 3,14 poin menjadi 59,93 dibandingkan bulan sebelumnya di level 63,07. "Kondisi ekonomi yang belum kondusif menyulut pisimisme masyarakat," ungkap Amril kemarin (25/9).
Dia menjelaskan, salah satu faktor menurunnya IKK adalah tingginya suku bunga pinjaman sehingga menyebabkan terjadinya kenaikan pada seluruh komponen sistem keuangan. Saat ini, pinjaman di bank meningkat 24,9 poin, lembaga nonbank naik 0,9 poin, dan beban angsuran pinjaman melonjak 43,1 poin. Untuk enam bulan kedepan, ekspektasi pinjaman di bank diperkirakan terdongkrak hingga 20,8 poin, di lembaga nonbank naik 17,9 poin, dan beban angsuran pinjaman naik 40,7 poin.
Selain itu, lanjut dia, ekspektasi masyarakat terhadap tekanan inflasi pada tiga dan enam bulan ke depan juga masih tinggi.
Motivasi | Cerpen | Puisi | Kata Bijak By Khafi
Review BLog | Indonesian Blog 1 | Indonesian Blog 2 | Indonesian Blog 3 | Indonesian Blog 4 | Indonesian Blog 5 | Indonesian Blog 6 | Indonesian Blog 7 | Indonesian Blog 8 | Indonesian Blog 9 | Indonesian Blog 10